PBB Kecam Satu Tahun Penutupan Sekolah bagi Anak Perempuan di Afghanistan

0 33

PBB, pada Minggu (((/9), kembalipembahasan Taliban Afghanistan untuk segera membuka kembali sekolah-sekolah untuk remaja perempuan. Seruan itu disampaikan setahun setelah Taliban melarang negara-anak perempuan untuk pameran. PBB menyebut hal itu sebagai sesuatu yang “tragis, kombinasi, dan bisa dihindari.”

Sejak merebut kontrol dari yang dilanda konflik pada Agustus tahun lalu, kelompok Islam itu memerintahkan anak perempuan kelas 7 hingga 18 untuk diam di rumah, yang berdampak pada anak perempuan berusia 18 hingga 18 tahun.

“Dilarangnya anak perempuan untuk menempuh pendidikan di SMA tidak dapat tidak dibenarkan dan di mana pun di dunia,” kata Markus Potzel, pemimpin Misi Bantuan PBB di Afghanistan dalam pernyataannya.

“Hal itu sangat merugikan generasi anak perempuan dan masa depan Afghanistan itu sendiri,” katanya.

Taliban membuka kembali SMA bagi anak laki-laki pada 18 September tahun lalu, tapi melihat seruan internasional untuk mendukung siswa kembali ke sekolah.

Kelompok penguasa garis keras itu juga memerintahkan perempuan untuk menutupi wajah di tempatmu ibu dan memberitahu staf perempuan di banyak sektor publik agar diam di rumah, mengatakan peraturan itu sesuai dengan budaya Afghanistan dan hukum Islam. [vm/jm]

Leave A Reply

Your email address will not be published.